TREATMENT GUILLAIN BARRE SYNDROME

Posted: December 16, 2010 in Uncategorized


Plasmapheresis

Darah akan dikeluarkan dan dialirkan menuju filter yang akan memisahkan tipe-tipe sel darah. Sel darah kemudian digabungkan dengan plasma donor dan di masukkan kembali ke dalam tubuh pasien. Sedangkan plasma pasien dibuang. Plasmapharesis digunakan untuk menghilangkan substansi yang merusak myelin. Treatment ini  dapat mengurangi gejala, mencegah paralisis dan memendekkan durasi penyakit.

Efek samping:

–          Jatuhnya tekanan darahà dizziness, pandangan kabur, dingin, berkeringat dan keram abdominal

–          Pendarahan (karena sebelum plasmapheresis dilakukan, pasien diberikan anticlotting)

–          Reaksi alergi :gatal dan kemerahan

–          Supresi system imun yang berlebihan (temporary)

Immunoglobulin

IVIG merupakan produk yang berasal dari darah manusia yang digabungkan dari banyak donor. Plasma darah dikumpulkan dari >1000 orang donor dan  komposisi utama yang diambil ialah IgG.

Mechanism of Action

–          Provide antibodies

–          Mengirimkan sinyal inhibisi ke system imun yang sedang bekerja secara berlebihan

Indikasi:

–          Kawasaki disease

–          Polymyositis

–          ITP (idiopathic thrombocytopenic purpura)

–          GBS

–          Viral disease

RODA

IV selama beberapa jam. Biasanya dilakukan selama 2—5 hari

Dosis

Bergantung penyakit dan berat badan pasien; common regimen 0.2—0.4 gr/kg bb

Kontraindikasi

–          Orang yang tidak mempunyai IgAà reaksi alergi

–          Orang dengan kelainan jantung, paru-paru dan ginjal harus sangat diawasi pemakaiannya

Efek samping

–          Headache

–          Kaku leher

–          Demam (setelah di infus)

–          Fatigue

–          Pasien dengan tekanan darah tinggi, kelainan jantung, paru-paru atau ginjal akan mengalami shortness of breath dan chest discomfort. (dosis dan kecepatan infuse harus dikurangi dan disesuaikan)

 

PASSIVE REHABILITATION

Rehabilitasi pasif merupakan rehabilitasi yang dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan.

1. Medications

–          Nyeri otot dan sendi dapat diredakan dengan analgesic (aspirin, acetaminophen, hydrocodone).

–          Muscle relaxant dapat diberikan jika terjadi kejang otot.

–          Painful tingling treated with tricyclic antidepressants contohnya gabapentin

–          Kortikosteroid seharusnya tidak digunakan karna dapat memperburuk keadaan

2. Physical therapy

–           menggerakkan lengan dan tungkai untuk mencegah terjadinya kekakuan otot

–          Active routine exercise untuk mengembalikan kekuatan otot

–          Latihan selama proses penyembuhan dapat menggunakan alat bantu

3. Hydrotherapy (whirpool therapy)

–          digunakan untuk mengurangi rasa nyeri

–          Membantu mengembalikan fungsi gerak ekstremitas

4. Counseling

Terapi ini untuk membantu pasien agar ia mempunyai pikiran positif mengenai terapi dan proses penyembuhannya

5. Roborantia

Merupakan pemberian vitamin untuk mengembalikan kesegaran tubuh dan untuk memenuhi kebutuhan multivitamin selama masa penyembuhan. Vitamin yang biasa diberikan ialah vitamin B kompleks dan vitamin C

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s