Anatomi Internal Genital Pria

Posted: March 18, 2010 in Kedokteran
Tags: , , , , , ,

Internal Genitalia of Male

1. Testis

Anatomi:

Testis merupakan gonad laki-laki yang dapat memproduksi sperma dan hormone reproduksi (testosterone). Testis berada didalam skrotum dan digantung oleh spermatic cord. Testis sebelah kiri cenderung lebih rendah.Permukaan testis dilapisi oleh lapisan visceral tunika vaginalis kecuali bagian testis yang menempel dengan epididimis dan spermatic cord.  Testis mempunyai lapisan luar berupa fibrosa yang kuat yag disebut tunika albuginea. Tunika albuginea akan menebal membentuk mediastinum testis dan akan memanjang membentuk septa. Septa membatasi lobula yang berada didalam testis. Testis dibagi menjadi 200-300 lobula, yang masing-masing lobula tersebut berisi 1-3 tubula seminiferous. Setiap tubula mempunyai panjang sekitar 62 cm yang menggulung dan tersusun secara padat di dalam testis.  Bagian posterior tubula terhubung dengan plexus yang masuk ke dalam rete testis yang kemudian akan penetrasi kedalam tunika albuginea di bagian atas testis. Setelah itu menuju bagian head epididimis yang dibentuk oleh duktus eferen. Duktus eferen berfusi untuk membentuk satu tuba yang akan membentuk body dan tail epididimis.

Vaskularisasi:

–          Arteri : berasal dari abdominal aorta yang akan bercabang menjadi arteri testicular. Arteri tersebut akan bercabang dan berhubungan dengan arteri duktus deferen.

–          Vena : membentuk pampiniform plexus dari bagian anterior duktus deferens dan mengelilingi testis. Pampiniform plexus berfungsi sebagai thermoregulatory, yaitu penjaga temperatur testis agar konstan. Vena testicular kanan akan menuju vena kava inferior, sedangkan vena testicular kiri akan masuk ke vena renal kiri.

2. Epididimis

Anatomi:

Merupakan struktur per[anjangan dari bagian posterior testis. Duktus eferen yang berasal dari testis memindahkan sperma yang baru dibuat menuju epdidimis. Epididimis dibentuk oleh duktus epididimis yang kecil dan melilit secara padat. Saluran tersebut akan menjadi lebih kecil ketika melalui bagian atas epididimis (head of epididimis). Epididimis berfungsi sebagai tempat pematangan, penyimpanan dan sekresi

Epididimis terbagi menjadi 3 bagian yaitu:

– Head of epididymis : dibentuk oleh lobule yang berisi 12—14 duktus eferen.

– Body of epididymis

– Tail of Epididymis : bagian epididimis yang akan menu vas deferens.

3. Duktus deferens

Anatomi:

Merupakan perpanjangan saluran epididimis. Duktus deferens:

–          Mempunyai dinding otot yang tebal dengan lumen yang halus sehingga memberikan struktur yang kuat

–          Dimulai dari bagian tail of epididimis yang terletak di ujung bawah testis

–          Merupakan komponen utama spermatic cord

–          Masuk ke dinding anterior abdomen melalui inguinal canal

–          Berakhir dengan menyatu dengan duktus vesika seminalis untuk membentuk duktus ejakulatori

–          Bagian ujung duktus deferens akan membesar yang disebut Ampulla.

Vaskularisasi:

–          Arteri : berasal dari arteri vesical superior yang akhirnya akan menyatu dengan arteri testicular.

–          Vena : berasal dari vena testicular, termasuk plexus pampiniform. Bagian ujungnya menuju vena vesicular plexus atau vena prostatic plexus.

4. Vesika seminalis

Anatomi :

Vesika seminalis mempunyai struktur memanjang yang berada diantara bagian fundus bladder dan rectum. Vesika seminalis berada di atas kelenjar prostat dan tidak menyimpan sperma. Ia hanya mensekresikan cairan kental yang bersifat alkali, kelenjar tersebut juga mengandung fruktosa (sebagai sumber energy untuk sperma) yang akan dicampurkan dengan sperma ketika melewati duktus ejakulatori dan uretra.

Vaskularisasi:

–          Arteri : Berasal dari arteri vesical inferior dan middle rectal arteries.

–          Vena : mengiringi arteri

5. Duktus Ejakulatori

Anatomi:

Merupakan pembuluh kecil yang berasal dari gabungan duktus vesika seminalis dan duktus deferens. Duktu ejakulatori mempunyai panjang sekitar 2,5 cm. Walaupun saluran ini melalui kelenjar prostat, namun sekresi prostat tidak bercampur dengan cairan seminal sampai duktus ejakulatori berakhir di prostatic urethra.

Vaskularisasi:

–          Arteri : arteri yang berasal dari duktus deferens

–          Vena : bergabung dengan vena prostatic plexus dan veical plexus

6. Kelenjar Prostat

Anatomi:

Kelenjar prostat mempunyai panajng 3 cm dan lebar 4 cm, ia merupakan kelenjar aksesori terbesar. Kelenjar prostat mempunyai kapsul yang padat dan berisi banyak saraf dan pembuluh darah. Lobus prostat dibagi menjadi 3 bagian;

–          Isthmus berada di bagian anterior uretra.

–          Lobus kanan dan kiri dipisahkan oleh istmus pada bagian anterior. Lobus kanan dan kiri ini dibagi menjadi empat :

  1. Inferoposterior :merupakan bagian yang teraba saat rectal examination (inferior-ejaculatory duct, posterior-uretra)
  2. Inferolateral : bagian utama dari lobus kiri (lateral-uretra)
  3. Superomedial : mengelilingi duktus ejakulatori
  4. Anteromedial : lateral terhadap proximal prostatic uretra

Saluran prostat mengeluarkan cairan berwarna putih seperti susu dan merupakan 20% dari   keseluruhan cairan semen. Kelenjar prostat berperan dalam aktivasi sperma.

Vaskularisasi:

–          Arteri :berasal dari arteri iliac internal khususnya arteri vesical inferior, internal pudendal dan middle rectal arteries.

–          Vena : membentuk prostatic plexus yang berasal dari vena iliac internal. Vena tersbut akan menuju vena vesical plexus.

6. Cowper Gland

Anatomi:

Berada proximal terhadap intermediate uretra dan mensekresi cairan yang bersifat alkali atau basa dan mukus sebagai lubrikasi uretra.

Comments
  1. minlinkha says:

    bapak/ibu sy mau nanya? abang sy susah buang air kecil tapi bila dipasang selang kencing jadi lancar cuma mengapa ya selalu keluar lendir seperti ingus yang kental?dan bila selang dibuka maka air kencing abang saya itupun tersumbat lagi,atas bantuan bapak / ibu saya ucapkan terima kasih.

  2. seisyuhada says:

    susah buang air kecil itu banyak penyebabnya. kalau susah BAK disertai nyeri yang hebat dan warna urin yang keruh biasanya ada infeksi saluran kemih. tapi kalau warna urin normal biasanya ada pembesaran kelenjar prostat. pembesaran kelenjar tersebut menekan saluran pipis sehingga urin sulit keluar🙂

  3. heri says:

    bpk/ibu. sya mau nanya kalau testis sebelah kiri agak turun apa normal. trus ada semacam urat besar di testis kiri yg agak perih bila di tekan.apa itu berbahaya. mohon bantuanya. terimakasih.

  4. seisyuhada says:

    sebenarnya itu salah satu tanda varicocele, yaitu pembesaran pembuluh darah disekitar testis.. agak berbahaya karena menurunkan kesuburan/fertilitas. karena testis adalah pabrik pembuatan sperma, pembesaran pembluh darah tersebut menyebabkan peningkatan suhu pada testis, dan itu mengganggu kualitas sperma…
    varicocele dapat diatasi dengan operasi sederhana untuk “mengecilkan” pembuluh darah tersebut..

    tanda lainnya ialah nyeri saat berdiri lama, jumlah atau volume cairan sperma yang lebih sedikit atau lebih encer..
    semoga membantu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s