ANALISIS CAIRAN SYNOVIAL

Posted: December 14, 2009 in Kedokteran
Tags: , , , , , , , ,

SF merupakan intrafiltrat yang tidak sempurna dari kombinasi asam hyaluronat dan plasma darah. Sf berfungsi sebagai lubrikan, perekat dan pemasok nutrisi untuk vascular articular cartilage.

Pengujian cairan synovial sangat penting untuk membedakan arthritis karna infeksi dan arthritis non infeksi.

Kategori
karakteristik Normal Group I Noninflammatory Group II Inflammatory Group III Infectious Group IV Hemorrhagic
Kejernihan Transparan Transparan Transparan /opaque Opaque Opaque
Warna Tidak berwarna—kuning muda Xanthochromic Xanthochromic to white/bloody White Red-brown or xanthochromic
RBCs Tidak ada Tidak ada Tidak ada ada ada
glukosa (blood/SF difference mg/dL) 0–10 (0–0.56 mmol/L) 0–10 (0–0.56 mmol/L) 0–40 (0–2.2 mmol/L) 20–100 (1.11–5.5 mmol/L) 0–20 (0–1.11 mmol/L)

Non inflammatory effusion (Group 1)

Memiliki leukosit <3000/ μL.netrofil sedikit.contoh Early rheumatoid arthritis, early bacterial infections, and viral arthritis

Inflammatory effusions (Group II)

Memiliki leukosit 3000—75000. Netrofil >50%, contoh SLE, demam rematik, artritis psoriasis

Purulent (infectious) effusions (Group III)

Leukosit >50000, dan netrofil ≥90%. Contoh: infeksi bakteri jamur dan TB

Hemorrhagic effusions (Group IV)

Biasa ditemukan pada traumatic arthritis, hemangioma synovial,hemofili dan kelainan darah lain

Gross Examination

Volume Total : normal < 3.5mL

Warna : Normal tidak berwarna tetapi kadang kekuningan. Pada group I & II berwarna kuning jerami (xanthochromia). Jika terjadi kebusukan akan berwarna coklat, kuning atau hijau

Kejernihan : Normal jernih/transparan. Leukosit sangat berpengaruh terhadap kejernihan, selain leukosit, kristal dalam jumlah banyak juga dapat merubah kejernihan.

Microscopic Examination

Perhitungan jumlah sel total

–          Dilakukan setelah satu jam arthrocentesis dilaksanakan

–          Tabung harus di inversi terlebih dahulu dan diberikan hyaluronidase

–          Hematocytometer

–          Normal: <150-200/ µL

–          Leukosit >10000/μL dan bahkan >50000/μL menandakan adanya inflamasi kronis, arthritis kristal, dan septic arthritis.

–          Leukost<10000 menandakan adanya osteoarthritis, trauma dan synovioma

Perhitungan diferensial leukosit

Normal:

–          Neutrofil 20%

–          Limfosit 15%

–          Monosit & makrofag65%

–          Eusinofil  2%

Peningkatan:

–          Netrofil  : inflamasi, gout, artritis rematik

–          Limfosit : artritis rematik tahap awal, infeksi kronis

–          Monosit : artritis yang disebabkan oleh virus

–          Eusinofil: artritis rematik, karsinoma yang telah bermetastasis dan infeksi parasit

Crystal Examination.

Adanya kristal dalam caran synovial menunjukkan adanya inflamasi dengan peningkatan jumlah sel darh putih. Nyeri sendi (Gout) merupakan proses penghilangan kristal di dalam jaringan sendi. Kristal-kristal yang biasa terlibat dalam gout adalah

Monosodium urate monohidrat (asam urat) berbentuk seperti batang jarum

Kalsium pyrofosfat dihidrat (pseudogout) berbentuk seperti belah ketupat, batang atau persegi panjang.

Mineral dan kalsium fosfat (apatite gout) berbentuk seperti jarum

Kalsium oksalat (oxalate gout) berbentuk oktahedral

Lemak (lipid gout) berebntuk lingkaran

Kristal tersebut didetelsi dengan mikroskop cahaya yang terpolarisasi.

Analisis kimia (normal)

Mucin-clot

–          Tambahkan asam asetat pada cairan synovial

Constituent Synovial fluid Plasma
Total protein 1–3 g/dL 6–8 g/dL
Albumin 55–70% 50–65%
Alpha-1-globulin 6–8% 3–5%
Alpha-2-globulin 5–7% 7–13%
Beta-globulin 8–10% 8–14%
Gamma-globulin 10–14% 12–22%
Asam hyaluronat 0.3–0.4 g/dL
Glukosa 70–110 mg/dL 70–110 mg/dL
Asam urat 2–8 mg/dL 2–8 mg/dL
Laktase 9–29 mg/dL 9–29 mg/dL

Immunologic Studies

Faktor rematoid dapat ditemukan didalam cairan synovial pada 60% penderita arthritis rematik

Antibodi antinuclear pada 70% penderita SLE dan 20% pada penderita arthritis rematik

Microbiological Examination

–          Pewarnaan gram              :75% infeksi staphylococcus, 50% gram negative,

–          Pengkulturan                     :75-95% infeksi nongonococcal

–          PCR                                        :bakteri DNA (Borrelia burgdorferi, Chlamydia, Mycoplasma)

–          KOH white stain                :Jika pasien mempunyai pengalaman ke arizona

–          Ziehl–Neelsen stain        :untuk bakteri tahan asam 20% .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s