AKSI?? DEMO?? TURUN KE JALAN? OMONG KOSONG!!

Posted: October 6, 2009 in opini saiiia
Tags: , , , ,

“yaelah… mahasiswa mah belajar aja! Masuk fk aja udah syukur.. ini lagi mau ikut-ikutan demo..”

“pliss deh demo aksi ngapain coba? Emang km ga mikir ulang mudharatnya apa?”

“mahasiswa itu harusnya fokus sama hal yang km pelajari, kalo emang masalah kesehatan, ga usah ikut2an ke pendidikan segala apa lagi ke politik segala”

“ ga ada gunanya kalo kamu teriak teriak sekarang,ga ada perubahan juga dari negara ini’

“ niat kamu baik, tapi akan lebih baik lagi kalo kamu menerapkannya kalo kamu udah lulus nanti, sekarang mah fokus aja supaya lulus dengan IPK baik”

Bla…bla…bla…

Yah,, itu kenyataan. Semua statement itu pasti akan keluar ketika aku mengatakan aku ingin ikut aksi. Segala macam bentuk perkataan itu hanya akan ku jawab dengan sebuah keyakinan ku akan idealisme kami. .

menjawab

statement pertama:

-aksi atau demo merupakan bentuk rasa syukur saya dan bentuk pembelajaran saya. Biaya pendidikan saya hampir 70% berasal dari pajak rakyat, karna itu saya ga akan berenti memperjuangkan nasib rakyat tertindas indonesia.
-kenapa bentuk pembelajaran? Karna setiap aksi dijalani dengan proses panjang dari pengkajian kasus. Dari situlah saya dapat belajar kritis akan permasalahan di negeri ini.

Statement kedua:

-saya ingin bertanya kembali, apa mudharat yang anda maksut? Penunggangan politik? Saya rasa tidak, selama idealisme masih ada di dada kami. Mudharat dari pencampurbauran? Mungkin anda harus mengikuti aksi sesekali.Mudharat dari ‘ikut-ikutan’?telah saya katakan bahwa setiap aksi telah dikaji sebelumnya, dan saya rasa tidak akan ada yang namanya ‘ikut-ikutan’. Dan setahu saya seorang muslim mempunyai kewajiban untuk patuh akan pemimpinnya dan untuk MENGINGATKAN pemimnpinnya agar tidak membawa kedua kakinya ke jalan kehinaan.

Statement ketiga:

-setiap bidang ilmu pasti akan berkaitan satu sama lain, saya tidak akan mempelajari atau mencampuri bidang lain terlalu jauh, tapi saya akan peduli dengan permasalahn bidang tersebut karna itu akan merusak integritas dari semua bidang.

Statement keempat:

-lalu? Jika kami tidak berteriak sekarang? Apa yang akan anda lakukan? Ada yang menggonggong saja mereka masih terlena.. bagaimana jika DIAM?

Statement kelima:

-penerapan setelah kita mempunyai ilmu yang lebih dalam memang baik, tapi akan jauh lebih baik lagi ketika kita mempunyai ilmu kita langsung menerapkannya, karena menurut saya, penerapan (ke negara) hanya omong kosong jika ketika kuliah saja kita tidak memegang idealisme kita, no wonder kalo nanti kita akan menjadi pemimpin-pemimpin yang sekarang kita hujat.

jadi kesimpulannya

“ku hanya lihat warna indah jalan ini. warna perjuangan dan pengorbanan. walau acuh mereka akan kami. tapi kami akan beri peduli kami untuk mereka. lelah kami hilangkan untuk bangsa ini. bangsa yang lebih kami cintai daripada diri kami sendiri”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s