I. Assisted Reproduction Technologies

Posted: September 5, 2009 in Kedokteran

I.1Definisi
a. Teknologi Pembantu Reproduksi merupakan salah satu perkembangan teknologi yang membantu mengatasi ketidaksuburan pada pasien.
b. ART Merupakan istilah umum yang mengacu kepada metode yang digunakan untuk mendapatkan kehamilan dengan teknik buatan.ART biasa digunakan untuk mengatasi masalah ketidaksuburan, tetapi ART juga dapat digunakan oleh pasangan subur dengan alasan genetik. Selain itu, ART digunakan pada pasangan yang dicurigai terkena penyakit menular untuk mengurangi resiko penularan penyakit

I.2 Sejarah
ART pertama kali dilakukan pada tahun 1970 dengan teknik noncoital insemination . Teknik ini dapat menggunakan  sperma pasangan ataupun sperma donor.

I.3 Jenis
a. In Vitro Fertilization
IVF merupakan teknik yang paling sering digunakan dalam ART. Sel telur wanita digabungkan dengan sperma pasangannya di dalam laboratorium. setelah pembuahan terjadi, embryo dibiarkan berkembang selama 3–5 hari, setelah itu embryo dimasukkan kedalam rahim melalui serviks

b. Intracytoplasmic sperm injection
Satu sperma pasangan kita akan diletakan didalam sel telur dengan posisi dekat membran luar sel telur, menggunakan jarum mikroskopik di dalam laboratorium, setelah embryo berkembang selama 3–5 hari ia akan dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks . Dengan proses ini, sperma yang tidak aktif atau belum matang dapat membuahi sel telur. Teknik ini digunakan untuk meningkatkan kemunginan terjadinya pembuahan.

c. Gamete intrafallopian transfer
Sel telur digabungkan dengan sperma di laboratorium, kemudian di masukkan kedalam uterus. Dalam teknik ini, pembuahan terjadi didalam rahim dan embrio menempel secara alami. Kini, teknik ini sudah jarang digunakan karna kemungkinan berhasilnya lebih rendah dibandingkan IVF

d.Zygot intrafallopian transfer
teknik pemindahan zigot.proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita di dalam kateter, dan pembuahan terjadi di luar tubuh. Kemudian setelah sel telur dibuahi, dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.

d.Donor Egg or Embryo
Teknik ini dilakukan jika sang ibu tidak dapat mengandung menggunakan sel telurnya sendiri, maka ia akan menerima donor sel telur dari wanita lain yang akan di gabungkan dengan sperma pasangan kita. ketika telah menjadi embryo, embryo tersebut akan dilekatkan di dalm rahim.

e. Surrogacy
wanita lain akan menjadi rahim untuk embryo kita dan ia akan memberikan bayi tersebut setelah lahir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s