Hanya Ia

Posted: January 8, 2009 in puisi

sederhana nampaknya tak pernah istimewa

dihadapanku hanya itulah ia

senyum tawa dan marahnya tak sesempurna dia

tak kuharap ia mengganti dia

ia itu bukan apapun

juga bukan siapapun untukku

tapi itu dahulu

azam di hatiku

tak kan pernah alpa akan dia

realita ini berkata semaunya

dia sudah hilang tinggal bayang

kini, ia menyentuhku dengan amarahnya

ia menyapaku dengan ambisinya

tidak seperti dia yang selalu menyapa dengan cahaya

ia lain…

ia bukan dia..

aku dia dan ia sebuah lingkaran kasih yang tak kan putus

Tuhanku dia sangat indah untukku, tapi ternyata hanya ialah yang terindah…

Comments
  1. kriput says:

    g tawlah ttp g ngerti gw
    ia bkan sapa2, hnya org jahat
    y kn

  2. seisyuhada says:

    yah.. kenapa jahat si.. ahhhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s