BHP

Posted: January 8, 2009 in opini saiiia

‘BHP tidak perlu dikhawatirkan. BHP yang dianut PT berprinsip nirlaba dan tidak mengarah kepada komersialisasi pendidikan,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dirjen Dikti Depdiknas) Prof Dr Satryo Soemantri Brodjonegoro, dalam percakapan dengan Pembaruan, di sela-sela acara Asean Education Ministers Meeting ke-2, di Ubud, Bali, Jumat (16/3). Dikatakan, RUU BHP tidak akan membuat Perguruan Tinggi (PT) berpraktik komersial, terutama PTN.

bismillahirrahmanirrahim…

Ya allah aku berlindung dari Syaitan yang terkutuk..

Seharusnya itulah kalimat yang diucapkan para anggota dewan pengkhianat rakyat sebelum mereka mencanangkan Undang-Undang syaitan ini. saya, kami dan rakyat tahu bahwa mereka adalah orang-orang pintar, cerdas dan berintelektualitas..ups, mugkin intelektualitas tidak tepat untuk mereka… kami tidak akan pernah memberikan protes dan “kritik” secara subjektif, (yang selalu dikatakan banyak orang) kami selalu mengadakan kajian terhadap semua hal yang akan kami ajukan sebagai kritikan dari kami. Kami cerdas dan kami berintelektualitas, bukan menyombongkan diri, tapi ini adalah sebuah kenyataan.

BHP atau Badan Hukum Pendidikan adalah
sebuah proyek biadab dari para petinggi negara ini, untuk menghancurkan pendidikan di Indonesia dengan membuat pendidikan sebagai ladang usaha, kenapa? karena BHP mengubah badan pendidikan menjadi sebuah perusahaan layaknya Perusahaan-Perusahaan yang lain, namun bedanya BHP ini menganut sistem nirlaba dengan seluruh komponen pendidikan adalah pemegangnya atau sebagai stake holder-nya. BHP ini akan berlaku untuk semua sekolah negeri dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi YANG TERAKREDITASI A.

Belum sadar apa bahayanya?

begini ya kawan, dengan adanya BHP, maka pemerintah hanya akan menanggung biaya pendidikan sebesar 1/3 nya saja, sisanya silahkan Badan pendidikan dan masyarakat yang mencari. tahu gak, tanpa adanya BHP saja grafik pendidikan di Indonesia ni adalah sebuah piramida lancip, yaitu jumlah masyarakat yang mengenyam pendidikan akan semakin sedikit seiring dengan tingginya jenjang pendidikan tersebut, hal ini disebabkan karena kondisi masyarakat Indonesia sekarang. BHP akan membuat semakin sedikitnya masyarakat Indonesia mengenyam pendidikan yang LAYAK. BHP merupakan sebuah bentuk penjajahan kembali, dimana hanya yang KAYA yang bisa difasilitasi untuk menjadi PINTAR, sementara yang MISKIN harus pasrah dengan sekolah bermutu rendahan. UU BHP tampak sangat sempurna dan tidak ada celah, tapi itulah politik ia selau menggunakan permainan yang halus.

“Sebelumnya pakar pendidikan Darmaningtyas, Prof Winarno Surakhmad dan HAR Tilaar menegaskan, dampak dari penerapan BHMN pada sejumlah PTN, sangat buruk terutama bagi pemerataan pembangunan di bidang pendidikan. Ketiga pakar tersebut melihat, BHMN telah menutup akses mahasiswa dari keluarga miskin masuk PTN.

Mereka menilai, BHMN telah mendorong fungsi PT sebagai pusat pengembangan ilmu dan pengetahuan menjadi lembaga komersial yang orientasinya mencari dana. Karena pemerintah lepas tangan dari keuangan PTN, akibatnya PTN mencari dana sendiri dengan cara menaikkan uang sumbangan pembangunan pendidikan (SPP) hingga uang kuliah sangat mahal tidak terjangkau yang miskin.

Karena itu, ketiganya pun mengingatkan agar para rektor yang universitasnya belum berstatus BHMN agar bisa mengambil hikmah dari dampak buruk BHMN bagi bangsa tersebut. Darmaningtyas maupun Winarno Surakhmad dan HAR Tilaar melihat RUU BHP akan memperparah dampak dari BHMN tersebut, karena itu RUU BPH tersebut harus ditolak”

itu adalah pendapat dari para ahli pendidikan yang untungnya masih punya Hati…. sayang sekali mengapa yang ada di DPR itu justru orang-orang yang tidak punya hal sepenting itu. tahu kan kalo Semua fraksi menyetujui disahkannya UU ini…? bukti nyata kalo kursi DPR itu terlalu nyaman.. Mereka rupanya tidak mau lagi dibasahi oleh keringat karena membela masyarakat.. ckckck

Aksi penolakan RUU BHP desember lalu membuat masyarakat bertanya-tanya, karena Irwan Prayitno yang mulia itu mengatakan bahwa “tidak ada apa-apa dengan BHP, Mahasiswa itu hanya tidak memahami maksud baik kami…” terdengar sangat mulia bukan? maksud baik mereka itu adalah untuk mmperkaya para yang kaya… Seharusnya ia bersyukur karena kami masih mngingatkan nya untuk jangan masuk neraka lebih dalam lagi, tapi ternyata ia lebih memilih dunia yang fana ini.

Ironinya lagi, masyarakat selalu dibodohi oleh pemberitaan  di media  yang menyudutkan kami,,mengatakan bahwa kami tidak menggunakan intelektualitas kami!!  padahal kami tahu betul bahwa pergerakan ini selalu dimulai dan berjalan dengan intlektualitas. Mereka boleh menang dalam hal Pembodohan, tapi kami akan menang dengan Pencerdasan….
langkah kami tidak akan terhenti disini, peluh darah dan airmata kami kemarin harus dibayar dengan kemenangan pada rakyat Indonesia.. BHP akan dihapuskan oleh kami tangan-tangan perubah peradaban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s