Teknik Pembedahan

Posted: May 10, 2009 in Biologi
Tags: , ,

TEKNIK PEMBEDAHAN
oleh, Tiara Ayu Murti 0806453415

A. KATAK
1. alat-alat yang digunakan adalah papan bedah, pinset (penjepit), tangkai dan daun pisau bedah, gunting bedah, paku bedah bertangkai dan jarum bedah bertangkai, alat tulis dan jarum sonde.
2. Bahan-bahan yang digunakan adalah katak (Fejervarya chalcorota), eter atau alkohol 70%, kapas, tisu, dan kantong plastik.
3. Cara Kerja :
– katak dibius dengan alkohol 70% atau eter dengan menggunakan kapas
– setelah katak pingsan, katak ditelentangkan di papan bedah
– tangan dan kaki katak ditusukkan jarun sonde agar tidak bergeser saat proses pembedahan berlangsung
– pembedahan dimulai dari dada secara melintang menggunakan gunting tumpul dengan posisi mata tumpul kedalam
– dibawah leher digunting secara membujur hingga mendekati ekor
– daerah didekat ekor digunting secara melintang
– kulit dibuka secara perlahan
– organ-organ diidentifikasi
– sistem organ dan otak diisolasi
– setelah selesai, katak dibuang di kantong plastic dan alat bedah dibersihkan

B. MAMMALIA
1. alat-alat yang digunakan adalah papan bedah, pinset (penjepit), tangkai dan daun pisau bedah, gunting bedah, paku bedah bertangkai dan jarum bedah bertangkai, alat tulis dan jarum sonde.
4. Bahan-bahan yang digunakan adalah mencit (Covia cobaya), eter atau alkohol 70%, kapas, tisu, dan kantong plastik.
5. Cara Kerja :
– Mencit dibius dengan alkohol 70% atau eter dengan menggunakan kapas
– setelah mencit pingsan, katak ditelentangkan di papan bedah
– tangan dan kaki mencit ditusukkan jarun sonde agar tidak bergeser saat proses pembedahan berlangsung
– pembedahan dimulai dari dada secara melintang menggunakan gunting tumpul dengan posisi mata tumpul kedalam
– dibawah leher digunting secara membujur hingga mendekati anus
– daerah didekat anus digunting secara melintang
– kulit dibuka secara perlahan
– organ-organ diidentifikasi
– sistem organ dan otak diisolasi
– setelah selesai, mencit dibuang di kantong plastik dan alat bedah dibersihkan.

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan praktikan untuk mendapatkan hasil pengamatan yang baik :
1. memegang organ dengan hati-hati disetiap saat dan menggunakan sarung tangan.
2. memegang jaringan dengan hati-hati
3. jangan menghancurkan jaringan bila tidak dibutuhkan
4. menggunakan scalpel dengan hati-hati ketika memisahkan jaringan

Daftar Acuan
sBenson H.J. dkk. 1996. Anatomy & Physiology Laboratory Textbook, 7th ed. McGraw-Hill companies, Inc. New York:viii+516 hlm.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s